Selamat Ujian Nasional, ya, Gaes! Berikut Serba-Serbi Ujian Nasional 2016
- Apr 04, 2016
-
Fatimah Ibtisam
Hari ini, Senin 4 April hingga Rabu 6 April 2016 mendatang, teman-teman SMA akan menghadapi Ujian Nasional (UN). Sementara dedek-dedek SMP akan menjalani UN mereka bulan depan, 9-12 Mei 2016.
Inilah hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan UN 2016:
Kalau kamu menemukan kejanggalan, kecurangan, kekurangan fasilitas, atau apapun lainnya terkait penyelenggaraan UN, kamu bisa melaporkannya lewat email / telepon / SMS / situs / posko Layanan Informasi dan Pengaduan UN ini. Jadi masyarakat bisa sama-sama menjaga UN, ya. Kamu pun bisa meminta segala informasi UN di sini. Asal jangan nanya, "Besok ujiannya jam berapa?" apalagi, "Besok soalnya apa, ya?" Yaelah!
UN bukan (lagi) penentu kelulusan, lho! Jadi apa, dong, manfaat UN? Manfaatnya nggak cuma untuk prestasi diri sendiri, gaes, tetapi juga sebagai acuan dasar pengembangan pendidikan di Indonesia.
Soal jadwal, persyaratan, dan kis-kisi soal, harusnya, sih, peserta UN sudah "khatam" mengenai infonya, ya.
Dalam UN versi sistem Computer-Based Test (CBT), mata pelajaran yang diuji hanya SATU per hari, sementara dalam sistem biasa, mata pelajaran yang diuji ada dua per hari. Alhasil, durasi ujiannya lebih panjang. Ujian ini hanya dilakukan di beberapa sekolah yang ditetapkan dinas pendidikan provinsi. Soalnya, belum semua sekolah punya fasilitas yang memadai untuk CBT.
Intinya, sistem CBT lebih efisien dan efektif. Hanya saja fasilitas ini belum ada secara merata di Indonesia, dan dinilai tetap rawan kebocoran. Tapi, di masa depan, kayaknya sistem CBT inilah yang akan diterapkan.
Kalau ketahuan nyontek saat UN, gimana, tuh? Jangankan ketahuan mencontek. Pinjam alat tulis dan membawa handphone saat ujian berlangsung aja ada sanksinya. Trus, yang bisa kena sanksi nggak hanya peserta UN, lho, tetapi juga guru pengawasnya.
Nilai UN sendiri memakai angka. Nilai di atas 85 tergolong Sangat Baik, sedangkan nilai 55 ke bawah dianggap Kurang. Meskipun pastinya kamu mau mendapat nilai Sangat Baik, harus diingat bahwa UN nggak lagi menjadi satu-satunya penentu kelulusan. Masing-masing sekolah lah yang berwenang menentukan apakah siswanya lulus atau nggak. Biasanya sih, acuannya adalah performa si siswa selama bersekolah.
***
Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, sempat memberi pesan mengenai UN, "Yang dibicarakan saat ini adalah kejujuran, bukan lagi kelulusan. Ujian itu tidak menghalalkan segala cara. Ujian itu untuk mengetahui sampai sejauh mana capaian yang didapat." Ini sesuai dengan jargon UN, 'Prestasi Penting, Jujur yang Utama.' Good point, Pak!
Jadi ingat, gaes. Prestasi memang penting, tapi kejujuran lebih penting. Best of luck!
(sumber gambar: kemdikbud.go.id, irjen.kemdikbud.go.id)


Kategori
sangat sejalur dengan pemikiran banyak anak muda di negara tercinta kita ini
20 Skills yang Perlu Dikuasai Anak Muda di Tahun 2020 Agar Karier Suksesapakah ada solusi untuk bisa menyelesaikan proposal dengan cepat?
Timeline Pengerjaan Skripsi yang Baik dan Benar, Agar Skripsimu Bisa Selesai Dalam 6 Bulan!kak kalau ini bener ga pil 1 : adm bisnis USU pil 2 : ilmu&teknologi pangan USU
Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTNsangat bermanfaat kak
5 Pilihan Jurusan di Bidang Sosial Humaniora dengan Prospek Kerja Paling MenjanjikanDiuniv yang sama universitas tanjungpura
Strategi Menentukan Pilihan Program Studi Pertama, Kedua, dan Ketiga pada SBMPTN